Skip to main content

Profile

MTs Manba'ul Huda

Selamat datang di jendela profil MTs Manba'ul Huda

 

Visi dari MTs Manba'ul Huda:


Menjadikan madrasah yang membentuk Insan Ulul Albab dan Peduli Lingkungan.


Misi dari MTs Manba'ul Huda:


  • Mengembangkan Lembaga Pendidikan yang berbasis dakwah, kekeluargaan dan berintegritas
  • Membina spiritual (ahli dzikir)
    • membentuk santri berkarakter ahli dzikir 
    • pembiasaan ibadah 
    • pembiasaan murojaah
  • Mengembangkan nalar dan intelektual santri
  • Mengakomodir santri dalam penguasaan keterampilan hidup
  • Membentuk karakter mandiri dan peduli lingkungan

Menjadikan Tahfidz Al-Qur'an sebagai program unggulan MTs Manba'ul Huda agar santri bisa menjadi hafidz dan hafidzah.

150+

Santri AKTIF

1500+

alumni

20+

pengajar dan staff

0+

kegiatan santri

 

Nama Madrasah:

Tsanawiyah Manba'ul Huda


Dengan Alamat:

Jl. Cijawura Girang IV No. 16 Kel. Sekejati Kec. Buahbatu Kota Bandung, 40286.

MTs Manba'ul Huda 

dibawah naungan:

Yayasan Manba'ul Huda Al-Islamy


NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional):

20279575

NSM (Nomor Statistik Madrasah):

121232730033

 

Tujuan MTs Manba'ul Huda diantaranya ialah:

  • Mampu mendukung proses pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menyenangkan.
  • Mampu membentuk budaya disiplin ibadah sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah.
  • Santri memiliki pengetahuan dasar dan lanjutan sebagai bekal bermasyarakat melalui berbagai bentuk kegiatan.
  • Mendukung terciptanya lingkungan nyaman dengan melaksanakan kegiatan adiwiyata.
  • Memiliki lulusan yang berkarakter ulul albab.

"Ceria, Ramah, Semangat Ibadah" mengajarkan kita untuk hidup dengan sukacita, menjalin hubungan baik dan menjalani ibadah dengan penuh semangat.

Kurikulum

MTs Manba'ul Huda

Ini dia 3 Kurikulum yand digunakan oleh MTs Manba'ul Huda sebagai pembelajan.

Kementrian Agama
(KEMENAG)

Kurikulum ini menjadi fondasi utama dalam pemenuhan standar nasional pendidikan madrasah tsanawiyah.

Persatuan Islam
(PERSIS)

Mengintegrasikan Kurikulum Internal Pesantren khas Jam'iyyah Persatuan Islam (PERSIS) untuk mendalami ilmu syari'at secara komprehensif.

Modifikasi
Manba'ul Huda

Kurikulum ini dirancang khusus untuk mewujudkan motto madrasah "Ceria, Ramah, Semangat Ibadah" serta mendukung program unggulan sekolah seperti Tahfiz Al-Qur’an dan Adiwiyata.

Kepala & Wakil Kepala Madrasah

MTs Manba'ul Huda

Hj. Tia Rahmatia,
S. Pd

Kepala Madrasah

Pratiwi Subrata,
S. Sos

Wakamad Kurikulum

Zaky Farhan Ramdhani, S. Ag

Wakamad Kesantrian

H. Dr. A. Rofik Husein, S. IP, M. Si

Wakamad Sarana Prasarana

Staff

MTs Manba'ul Huda

Nuraeni

Bendahara TU

Devi Kartika Sari,
A. Md

Operator Madrasah

Fahri Fahrurozi, S. E.

Staff TU

Dini Widya

Staff TU

Faiz Naufal Habiburohman,
S. Sos.

Pengurus Lab

Guru/Asatidz

MTs Manba'ul Huda

Trisna Darajat, S. HI

Guru/Asatidz

Immaduddin Ahmad, Lc

Guru/Asatidz

Abdul Rojak, M. Pd

Guru/Asatidz

Fitria Andayani,
S. Pd

Guru/Asatidz

Risma Choerunnisa, S. Pd

Guru/Asatidz

Asifa Khoirunnisa,
S. Ag

Guru/Asatidz

Rakha Aziz Erawan, S. Pd.

Guru/Asatidz

Ilham Ali Ramdhani

Guru/Asatidz

Elly Nuraniatin,
S. Sos.I.

Guru/Asatidz

Ainun Azizah, S. Pd

Guru/Asatidz

Fannia Lathifah Fauziyatussilmi,
S. Pd.

Guru/Asatidz

Hamzah Najmuddin

Guru/Asatidz

Fajrin Zinedin Zidan, S. Pd.

Guru/Asatidz

Haedarullah, S. Pd.

Guru/Asatidz

Reyhan Al-Ghifari,
S. Kom.

Guru/Asatidz

Melati Aulia Shannie, S. Pd.

Guru/Asatidz

Irsa Nurrohim

Guru/Asatidz

Kamu Harus Tau,

MH sudah menjadi pilihan dari 1500 lebih santri

Cari tau lebih banyak lagi di halaman kesantrian, klik tombol dibawah!

6 Hari Beraktifitas

Senin sampai Jum'at menjadi hari belajar dan Sabtu diisi dengan kegiatan.

Fasilitas Madrasah

Tersedia fasilitas yang kumplit seperti Lab Komputer, Perpustakaan, Kantin hingga Laundry.

Gedung Madrasah

  • Lebih dari 10 ruangan interaktif untuk santri bisa berkegiatan dan dengan kepemilikan madrasah.

  • Pengajar Professional

    Hampir seluruh pengajar disini meiliki gelar sarjana, agar proses KBM lebih efektif.

    Mari cari tau,

    Sejarah
    Pondok Pesantren 110 Manba'ul Huda

    H. Itoh Qomaruddin (Alm)

    Hj. Anikah (Alm)

    H. Amin Al Husaeni, S.Pd

    Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda

    (atau akrab disingkat MH) merupakan institusi pendidikan Islam terkemuka yang berdiri di bawah naungan Jam’iyyah Persatuan Islam (PERSIS) Pimpinan Cabang Buah Batu, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

    Sebagai lembaga pendidikan yang holistik, Manba’ul Huda menyelenggarakan jenjang pendidikan yang komprehensif, meliputi:


    • RA (Raudhatul Athfal Persis 69)
    • Madrasah Diniyah Ula
    • Madrasah Ibtidaiyah (MI/SD)
    • Madrasah Tsanawiyah (MTs/SMP)
    • Madrasah Mu’allimin (Setingkat Aliyah/SMA)

    🕊️ Awal Mula: Benih Dakwah di Cijawura Girang (Era 1960-an)

    Sejarah panjang pesantren ini berakar dari dedikasi seorang tokoh Persatuan Islam, Al-Ustadz H. Itoh Qomaruddin (Alm.), yang mulai menginjakkan kaki di kawasan Cijawura Girang sekitar tahun 1960-an. Didorong oleh kerinduan yang mendalam untuk membangkitkan kembali ghiroh Islam yang murni berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah, beliau mulai merajut dakwah dari lingkup terkecil.

    Langkah awal perjuangan beliau diwujudkan melalui penyelenggaraan pengajian umum rutin setiap malam Jum’at bagi masyarakat sekitar, bertempat di kediaman pribadi beliau di Jalan Cijawura Girang IV. Guna memberikan pemahaman Islam yang menyeluruh, jadwal kajian disusun secara tematis dengan menghadirkan para asatidz yang kompeten:


    • Malam Jum’at Ke-1 & Ke-3: Pembahasan materi Aqidah yang diisi langsung oleh Al-Ustadz H. Itoh Qomaruddin.
    • Malam Jum’at Ke-2: Pembahasan materi Ibadah bersama Al-Ustadz H. Usman Solehuddin.
    • Malam Jum’at Ke-4: Pembahasan materi Tafsir Al-Qur’an bersama Al-Ustadz H. Mahmud.
    • Malam Jum’at Ke-5: Kajian khusus bersama Al-Ustadz H. I. Shodikin.


    Perjuangan ini tidaklah mudah. Al-Ustadz H. Itoh Qomaruddin harus menghadapi pahit getirnya dakwah, terutama penolakan dari sebagian masyarakat yang kala itu masih memegang teguh tradisi keagamaan yang bercampur dengan unsur Takhayul, Bid’ah, dan Khurafat (TBC). Namun, berkat keteguhan dan cara penyampaian yang bijak, dakwah beliau perlahan mulai diterima dengan sangat baik oleh lapisan masyarakat yang berpikiran moderat dan rindu akan kebenaran.

    🏫 Fase Rintisan: Berdirinya Madrasah Diniyyah (1963–1983)

    Melihat antusiasme umat yang semakin membesar, kebutuhan akan sarana pendidikan formal yang representatif pun menjadi mendesak. Beliau kemudian menginisiasi berdirinya Madrasah Manba’ul Huda yang mengkhususkan diri pada jenjang Diniyyah Ula untuk anak-anak. Di masa awal ini, santri belajar di area Masjid Manba’ul Huda pada pagi hari dan melanjutkan belajar di kediaman beliau saat malam hari.


    • Tahun 1963: Karena lonjakan jumlah santri yang signifikan, sebuah bangunan madrasah mandiri berukuran 10 x 8 meter resmi didirikan tepat di samping masjid untuk mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar.
    • Tahun 1983: Al-Ustadz H. Itoh Qomaruddin wafat. Estafet kepemimpinan, pengelolaan masjid, dan madrasah kemudian dilanjutkan oleh putra sulung beliau, Al-Ustadz H. Amin Al-Husaeni.

    📈 Era Transformasi & Perluasan Fisik (1989–1992)

    Di bawah kepemimpinan Al-Ustadz H. Amin Al-Husaeni, kesadaran masyarakat untuk menyandarkan ibadah pada Al-Qur'an dan As-Sunnah semakin matang. Hal ini berdampak langsung pada meroketnya jumlah pendaftar di Madrasah Manba’ul Huda, sehingga ruang kelas yang ada tidak lagi mampu menampung antusiasme para santri.


    • Tahun 1989 (Berkah Wakaf): Madrasah menerima amanah tanah wakaf seluas 489 m² yang terletak di sebelah selatan masjid dari Hj. Anikah (Ibu dari H. Amin Al-Husaeni). Di tahun yang sama, pembangunan gedung madrasah permanen dua lantai pun dimulai.
    • Tahun 1992 (Gedung Baru): Pembangunan rampung sepenuhnya. Gedung baru ini berdiri megah di atas tanah 489 m² dengan luas bangunan 405 m², memiliki 6 ruang kelas, 1 ruang kantor, dan 4 toilet. Seluruh aktivitas belajar mengajar dipindahkan ke gedung baru, sementara bangunan lama dialihfungsikan untuk perluasan area utama masjid. Pada tahun ini pula, sempat dirintis jenjang pendidikan tingkat Tajhiziyyah dengan 7 orang santri, meski akhirnya belum bisa berlanjut karena keterbatasan teknis administrasi dan tenaga pelaksana pada saat itu.

    🎖️ Menjadi Pesantren Resmi & Perkembangan Mutakhir (1995–Sekarang)

    Tahun 1995 menjadi tonggak sejarah penting seiring dengan pemekaran wilayah Kotamadya Bandung. Pimpinan Cabang Persatuan Islam Margacinta resmi terbentuk, dan Al-Ustadz H. Amin Al-Husaeni terpilih sebagai Ketua Umum. Langkah strategis pertama yang beliau lakukan adalah mengajukan peningkatan status Madrasah Manba'ul Huda menjadi Pesantren resmi ke Pimpinan Pusat (PP) Persis.


    • 12 Januari 1996: PP Persis meresmikan nama PESANTREN PERSATUAN ISLAM 110. Momentum bersejarah ini juga menandai lahirnya jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang terus eksis berkembang sampai hari ini.
    • Tahun 1999: Merespons kebutuhan alumni, didirikanlah jenjang Madrasah Mu’allimin.
    • Tahun 2006: Sebagai penguatan pendidikan dasar dasar Islam, jenjang Madrasah Ibtidaiyyah (MI) resmi dibuka.


    Penyematan kata "Pondok" di depan nama pesantren menjadi penanda sekaligus penegasan identitas bahwa lembaga ini telah bertransformasi menjadi boarding school yang menyediakan fasilitas asrama mukim bagi para santri. Sementara nama "Manba’ul Huda" tetap dipertahankan guna mengabadikan nilai sejarah dan filosofi mendalam yang telah dibangun sejak era rintisan, sehingga kini dikenal secara resmi sebagai Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda.

    Manba'ul Huda Hari Ini:

    Pesantren terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan, baik melalui revitalisasi infrastruktur fisik bangunan maupun peningkatan mutu akademik bagi para Santri dan Asatidz. Kepercayaan besar umat terbukti nyata; pada tahun 2019 saja, jumlah santri aktif telah mencapai 800 orang, dan mendekati angka 1.000 santri jika diakumulasikan dengan jenjang RA serta Diniyah Ula.

    Sudah siap untuk masuk MH?

    Kita tunggu kehadiran kalian di MTs Manba'ul Huda